Women Freeyeay 2026 – Rise and Shine, Women with Impact
Jakarta (bungtemin.net) – PT.Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan melalui gelaran Women Freeyeay 2026 pada jumat, 13 Februari 2026 di Klub Kelapa Gading. Mengusung tema “Rise and Shine, Women with Impact”, acara ini menjadi ruang refleksi, apresiasi, sekaligus penguatan kapasitas bagi seluruh karyawan wanita di lingkungan perusahaan.
Acara dipandu dengan penuh energi oleh MC Ibu Ayu Lestari, yang sejak awal membangun suasana hangat dan inspiratif. Dalam pembukaannya, ia menegaskan bahwa TMMIN menaruh kebanggaan besar kepada seluruh karyawan wanita dengan terus mengutamakan pemberdayaan serta membuka ruang jenjang karier yang luas dan berkelanjutan.

Jargon yang menggema di ruangan, “Rise and Shine, Women with Impact!”, menjadi simbol semangat kolektif untuk terus tumbuh dan memberi dampak nyata. Momentum semakin emosional saat diputar video Kaleidoskop 10 Tahun (2016–2025) yang merangkum perjalanan panjang serta kontribusi nyata Women Freeyeay dalam membangun budaya kerja yang inklusif dan progresif.
Sambutan Penuh Makna dan Harapan Ketua PUK SP LEM SPSI PT. TMMIN, Pak Fajar Sudiar R., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas konsistensi penyelenggaraan acara yang kini memasuki tahun ke-9. Ia mengapresiasi jajaran manajemen TMMIN yang secara konsisten memberikan ruang berkembang bagi karyawan wanita.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ibu Tika dari ESQ yang dinilai mampu membantu peserta mengenali potensi diri sehingga lebih produktif dan percaya diri. Ia berharap panitia terus melakukan evaluasi agar kegiatan ini tetap relevan dan mampu mendorong seluruh elemen perusahaan untuk Growth Together demi masa depan TMMIN yang lebih baik.
Acara turut dihadiri oleh BOD yang diwakili oleh Pak Yandri P. menekankan pentingnya peningkatan jumlah partisipan di tahun-tahun mendatang. Ia menyoroti tantangan DEI (Diversity, Equity, and Inclusion), di mana setiap individu didorong untuk berkembang sesuai potensi uniknya demi kemajuan perusahaan dan kontribusi bagi bangsa.
Dalam pesannya, beliau juga menekankan pentingnya menemukan The Purpose of Life. Menurutnya, ketika seseorang memahami tujuan hidupnya, maka kontribusi terhadap diri sendiri maupun perusahaan akan menjadi maksimal. Visi besar pun ditegaskan: seluruh wanita di Toyota diharapkan terus bertumbuh dan mencapai potensi terbaiknya.
Dan di acara woman freeyeay kali ini ada 2 sesi :
Sesi Materi #1: Mengelola Potensi Diri
Narasumber: Ibu Tika Nur Afianty (ESQ)
Fokus utama sesi ini adalah konsep Beauty, Brain & Brilliant.
Ibu Tika mengajak peserta memahami pentingnya manajemen emosi dan keseimbangan peran. Ia menjelaskan konsep sirkulasi emosi, yakni cara sehat menyalurkan emosi melalui menulis, bergerak, berteriak, tertawa, hingga menangis. Menurutnya, perempuan memiliki multi-peran: sebagai makhluk Tuhan, individu, anak, ibu, istri, sekaligus profesional. Keseimbangan menjadi kunci.
Dalam pembahasan Mental Health at Workplace, peserta diajak mengenali gejala stres melalui enam aspek:
• Afektif (perubahan perasaan)
• Motivasi (penurunan semangat)
• Pikiran (pola pikir terganggu)
• Perilaku (perubahan tindakan)
• Vegetatif (gangguan biologis)
• Somatik (keluhan fisik akibat beban mental)
Lebih lanjut, ia memperkenalkan rumus kehidupan:
R1 + R2 = R3
(Reality + Response = Result)
Hasil akhir ditentukan oleh bagaimana seseorang merespons kenyataan yang ada. Peserta juga dikenalkan pada Metode Segitiga GKF — Gerak (fisik), Kata (ucapan), dan Fokus (pikiran) — sebagai cara instan untuk mengubah kondisi mental ke arah yang lebih positif.
Sesi #2: Kreativitas sebagai Media Ekspresi
Pembicara: Kak Mutia – Ruang Rupa Perempuan
Memasuki sesi kedua, suasana berubah menjadi lebih ekspresif dan kreatif melalui Scrapbook Workshop. Bersama Kak Mutia dari Ruang Rupa Perempuan, peserta diajak menuangkan refleksi diri, mimpi, serta tujuan hidup dalam bentuk visual yang personal dan bermakna.
Workshop ini tidak hanya menjadi aktivitas seni, tetapi juga sarana healing dan penguatan identitas diri. Melalui potongan gambar, tulisan, dan warna, para peserta menyusun narasi perjalanan hidup mereka — menguatkan kembali pesan utama acara: perempuan harus berani bersinar dan memberi dampak.
Dan sebagai penutup Women Freeyeay 2026 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang tumbuh bersama. Dari refleksi perjalanan satu dekade, penguatan mental dan potensi diri, hingga ekspresi kreatif melalui seni, seluruh rangkaian acara menegaskan satu pesan kuat:
Perempuan bukan hanya bagian dari perusahaan — mereka adalah penggerak perubahan.
Rise and Shine, Women with Impact.

